GMIM Menawar Zaman

Fenomena Covid-19 memberikan gebrakan yang baru dalam peradaban umat manusia. Banyak hal yang sukar ditelaah dan menimbulkan banyak sekali 'kebiasaan yang baru'. Siapa yang menyangka bahwa ternyata ada satu zaman dimana kita tidak bisa menyentuh wajah kita sendiri, dan kaum-kaum rebahan menjadi sangat bangga karena melalui merebahkan diri #dirumahaja kita bisa jadi seorang pahlawan? Sungguh, apabila badai ini berlalu akan menjadi sejarah yang susah dilupakan dalam peradaban manusia. Tidak hanya memberikan dampak dalam kehidupan sosial, ekonomi. budaya dan sebagainya, bagi saya fenomena ini juga berdampak besar dalam tumbuh kembang iman dan liturgi hidup dalam bergereja. Saya ingin lebih fokus bervisi dalam konteks Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). GMIM sebagai sebuah institusi gereja juga diperhadapkan pada masalah Covid-19 ini. GMIM juga turut serta dalam memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. Yang ingin saya bahas adalah munculnya ketidakbiasaan yang mungkin ...