Posts

Showing posts with the label Homiletika

Hidup Oleh Roh. Sulit tapi salut jika dapat menjalani. Roma 8-1-11.

Tidak semua orang mau dipimpin oleh Roh. Hidup yang mau dipimpin oleh Roh adalah jalan hidup yang susah (secara duniawi). Ketika keinginan daging mengusai kita, maka yang kita perbuat ialah menikmatinya. Kita enjoy dengan apa yang sementara kita perbuat. Kita berbuat jahat. Seringkali saya perhatikan bahwa ada beberapa orang yang bangga menceritakan tentang perbuatan jahatnya dari pada perbuatan baiknya. Orang dengan senangnya mencerikatan perbuatan buruknya (tidak semua orang). Saya pernah mendengar teman-teman saya berkata “nakal dulu baru sukses, bukan sukses dulu mau nakal”. Sebagian berpikir itu ada juga benarnya. Termasuk saya, tapi begaimana kalau kita ‘out of the box’ , apakah kita harus menjadi ‘nakal’ and then jadi ‘sukses’ ? Apakah kita harus melewati masa ‘kenakalan’ itu baru kita memperoleh kesuksesan? Bagaimana jika saya berkata : “Sukses mau datang ketika seseorang tidak nakal’ ? artinya bahwa kita tidak perlu melewati masa ‘nakal’ untuk menjadi sukses. Itulah kita, te...

Khotbah Jumat Agung - Ibrani 10:19-21

Nama     : Joshua Nugraha Umboh Dosen    : Pdt. Roy D. Tamaweol Th.M Pembacaan: Ibrani 10 : 19-21 ( Jumat Agung) Perayaan Jumat Agung merupakan perayaan sukacita orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Inti perayaan ini adalah peringatan akan kematian Tuhan Yesus Kristus di kayu salib. Dalam bahasa inggris Jumat Agung disebut Good Friday . Terlintaskah di pikiran kita mengapa sebuah kematian disebut suatu tindakan yang baik? Tindakan Tuhan Yesus mati di atas kayu salib adalah tindakan yang membuka pintu antara Allah dan manusia. Semua mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus sungguh hebat, ketaatan-Nya kepada Bapa sungguh indah, pengusiran setan yang dilakukan-Nya luar biasa, kebangkitan-Nya mulia! Namun, hanya oleh kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib saja, oleh karya penebusan-Nya, maka kita bisa memasuki hubungan yang manis dengan Bapa.  Kematian Yesus telah membuka jalan bagi manusia. Jalan yang semula tertutup oleh dosa, dan  tid...