PRESENTASI #2 : Kopi Hitam

Presentasi Dia membuat dirinya tak terbatas pada ranah fantasinya. Harinya adalah suatu rangka panggung tempatnya konser dan menerima sorakan euoforia dari para pujaan, bak bongkahan gula, digilai digandrungi oleh semut. Begitulah ia menjadi gula, entah siapa yang yang berani mengan g katnya tidak diketahui. Gula ini sangat berat. Kopi itu masih panas, tidak secepat itu benda cair masuk dalam kenikmatan rangkaian kopi dalam tubuh Ivan dan Maji. Natalia membawa iklim berbeda bagi Ivan, baginya hujan dengan dengan rombongan airnya, terik dengan tegang mengikat, dingin dengan kejemawaan suhu, tidak dapat menyaingi keteduhan pagi Natalia, kehangatan siang Natalia dan Keindahan malam Natali a . Baginya Natalia adalah garis putus-putus yang tinggal dilengkapi beberapai tinta ( baca : cinta) untuk memastikan garis itu membangun korelasi intensif guna program penyatuan hati. Ivan pun, kaget tak tentu melihat wanita dengan nama lengkap Natalia Rahayu ini berjalan dalam kan...