Posts

Showing posts from March, 2020

Merenta Cinta

Image
Apa yang menjadi target utama dalam proses bercinta? Bukankah yang diutamakan seharusnya prosesnya? Menyoal target memanglah tidak salah. Menyoal masa lalu bukanlah hal yang harus dibesar-besarkan. Pada awalnya, cinta tidak berharap pada satu masa dimana memulainya saja hanya main-main. Tidak mengharapkan tujuan, bersenang-senang saja, pamer sana-sini. Kritikan sosial terhadap percintaan selektif memanglah menggugah sanubari. Sekala, kita harus memilih mana yang menjadi prioritas dan terkadang itu sakit. Mau dilihat dari pihak manapun tetaplah ada yang harus dikorbakan. Tapi, cinta tidak bekerja seperti itu kan? Maksud saya, bilamana ada yang harus merela, harusnya cinta bekerja pada saat itu pula. Pesimis pada kerja cinta adalah saat dimana kita tidak mencintai. Berhenti saja menyebarkan cinta andaikata mau menyerah. Jangan membenci proses bercintanya. Proses itulah cinta. Sering mengumbar sebenarnya tidak memberikan pengaruh yang banyak. Percaya saja. Kalimat klise yang sebena...

Khotbah 1 Tawarikh 21 : 1-17 'Pendaftaran dan Hukuman'

Image
10 april tahun 1912, sebuah kapal berlayar dari Southampton, Inggris menuju New York. Kapal yang didaulat sebagai kapal paling mewah yang pernah dibangun oleh perusahaan pembuatnya,   White Star Line memuat 2216 penumpang. Kapal dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah. Para tamu bisa bersantai di arena pemandian atau menghabiskan waktu dengan bermain tenis, berenang dan berolahraga di gym. Kapal tersebut memang dibuat khusus atas dasar kemewahan dan ukuran, bukan kecepatannya.Thomas Andrews, perancang kapal ini berkata, ‘keamanan kapal ini sangat aman, bahkan Tuhan pun tidak mampu menenggelamkannya,’ katanya. Naas, 4 Hari kemudian kapal ini menabrak gunung es di samudera atlantik. Kita semua tahu bahwa ini adalah kisah dari kapal titanic. Daud memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap Israel, pemerintahannya total kepada seluruh bangsa israel. Daud memerintah sebagai raja yang sangat luar biasa. Dia memiliki kharisma, dia memiliki ketenangan dan berani. Sifat-sifatnya i...

Khotbah Markus 4:35-41 'Angin Ribut Diredakan'

Image
Saudara kekasih, Setelah Yesus mengajar di Galilea, Ia mengajak murid-murid-Nya untuk pergi ke seberang di daerah orang Gerasa. Yesus beserta rombongan melakukan perjalanan via danau, yakni danau Galilea. Mereka naik kapal, kalo orang manado bilang ‘pajeko’, untuk kapal yang besar dan, ‘keleng-keleng’   untuk yang kecill bagi penyebutan dari orang-orang Amurang. Meski danau ini memiliki reputasi sebagai danau yang memiliki usaha perikanan yang begitu terkenal, danau yang berada di tengah lembah Yordan ini, dikelilingi bukit-bukit, dan membuatnya beroleh angin yang kerap meniup turun dan badai yang dapat datang secara tiba-tiba. Dan ini yang terjadi saat Yesus dan rombongannya melewati danau Galilea. Para murid berada dalam perahu yang sama dengan yang dinaiki Yesus. Pada saat kejadian, semua penumpang panik dan merasa bahwa diri mereka akan binasa secepatnya. Mereka merasa pesemis akan melewati badai itu. Mereka berkata,”Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?”  ...