Peran GMIM dalam Gerakan Oikumene dan Bagaimana GMIM menjawab panggilan beroikumene itu dari masa Pdt. A. Z. R Wenas (1942) - Pdt. Wilhelmus Absalom Roeroe (2000) Klik di sini !!
Saudara-saudara kekasih dalam Tuhan Kristus Yesus. ... Dalam kitab Mazmur ini, ada dua unsur penting yang ada. Yang pertama ialah perasaan persekutuan dengan Tuhan. Yakni hubungan spiritual kita dengan pencipta, suatu ikatan yang dalamnya diikat oleh keselamatan yang dianugrahkan kepada kita manusia. Kedua ialah suatu pujian kepada Tuhan dan kemuliaan kepada-Nya. Dan pujian kepada Tuhan ialah hasil dari persekutan kita dengan Tuhan. Maka kedua unsur tadi adalah cerminan yang tepat dari mazmur 146 ini. Suatu konsep keselamatan tentang Allah sebagai satu-satunya penolong dapat dilihat sebagai jalan keselamatan dari anugerah yang di peroleh dari Bapa. (Kisah keselamatan yang dibayar, Tetzel) Ada hal menarik jika kita mengamati kelima pasal di kitab mazmur ini, yakni mazmur-mazmur ini tidak memuat sepatah kata pun tentang permohonan atau permintaan kebutuhan pribadi. Segala sesuatu tertuju kepada Allah, satu-satunya yang layak dipuji. Ayat 1-2 Pada awal pasal ini memuat bag...
BAB 1 DASAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MASA KUNO Gereja purba bukanlah penemu pendidikan agama: adalah lebih tepat untuk mengatakan bahwa gereja adalah hasil pendidikan itu. Apa sebab? Sebabnya ialah karena persekutuan Kristen mengambil dasar agama Yahudi selaku dasar iman Kristen mereka, yaitu perbuatan yang hebat yang dilaksanakan Allah ditengah-tengah umat Israel. A. Pendidikan Yunani-Romawi 1 .Plato (kira-kira 428-348 s.M.) Dia berasal dari keluarga bangsawan dan dalam silsilah nenek moyangnya terdapat nama raja-raja kota Atena dan seorang anggota dewan perwakilan yang bernama Solon. Sokrates sendiri selalu mengatakan bahwa ia tidak mengetahui apa-apa, tetapi ia ingin sekali mencari kebenaran. Apabila mutu keahlian seorang guru dapat dikenal dari hasilnya dalam diri pada muridnya tentang hubungan penggunaan persis istilah logos dalam ayat pertama dari inijil Yohanes dan artinya dalam filsafat Yunani, para sarjana belum sepaham namun pada...
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Dalam kalangan gereja, khususnya mengenai praktik peribadahan, banyak perhatian tertuju kepada liturgi. dalam setiap perayaan-perayaan ataupun ibadah, liturgi tidak bisa lepas dari praktik peribadahan tersebut. Hal itu juga berlaku untuk perayaan-perayan Gereja, seperti Paskah, Natal, Minggu sengsara, Minggu Advent, bahkan di setiap hari Minggu disediakan liturgi. Begitu juga banyak jemaat maupun orang-orang, yang memberi pendapat mereka mengenai Liturgi dan mengapa liturgi adalah suatu bagian penting dalam setiap perayaan dalam kehidupan setiap jemaat. Begitu juga banyak pendapat yang timbul bahwa liturgi hanya tersusun kaku sehingga dalam ibadah banyak orang merasa bosan. Pemahaman atau pendapat yang timbul dikalangan jemaat itu disebabkan karena kurangnya pengertian mereka mengenai pengertian liturgi , bukan hanya secara umum, tapi dari kacamata teologis, juga sebagai ilmu. Bahkan kurangya pengertian mer...
Comments
Post a Comment